Tokoh Agama di Banten Akan Melaporkan Ustaz Yang Menghina Ma’ruf Amin

by -7 views
Tokoh Agama di Banten Akan Melaporkan Ustaz Yang Menghina Ma'ruf Amin

Jagoberita – Tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Rabithah Babad Banten Nusantara akan mengadukan Ustaz Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas ke Bareskrim Polri, Kamis. karena diperkirakan menghina Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Habib tersebut menghina Ma’ruf Amin dalam suatu video ceramahnya yang diunggah di laman berbagi video oleh akun Chanel habib ja’far shodiq bin sholeh alattas.

“Kami atas nama lembaga Rabithah Babad Banten Nusantara. Nanti insyaallah jam 11.00 bakal memproses hukum Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas atas ceramahnya yang menghina putra terbaik banten Kiai Ma’ruf Amin yang pun sebagai simbol negara Wakil Presiden.

Jadi menghina beliau sebagai ustaz babi,” ujar Ketua Babad Banten Nusantara, KPB Tubagus Mogi Nurfadil Satya Tirtayasa.

Berdasarkan keterangan dari dia, akan ada lima kumpulan masyarakat beda yang akan mengadukan hal yang sama ke Bareskrim Polri.

Dia mengatakan, ceramah Jafar Shodiq tidak menggambarkan Islam yang rahmatan lil-alamin. Yakni Islam yang merangkul atau melindungi semesta dan segala isinya, tanpa terkecuali.

“Ceramahnya tidak menggambarkan Islam yang benar, yang rahmatan lil-alamin. Juga KH Ma’ruf Amin ini sebagai putra terbaik Banten,” kata Nurfadil.

Sejumlah masyarakat Banten, lanjut dia, bercita-cita polisi menindaklanjuti laporannya nanti. Terlebih, sebanyak video yang mengindikasikan Ja’far Shodiq menghina Ma’ruf Amin sebagai barang bukti sudah disiapkan dan akan di berikan ke polisi.

“Proses hukum mesti ditegakkan guna memberi efek jera. Kami telah pantau lama, terdapat serangan beliau di pihak lain sebetulnya dan terdapat yang menyebut masyarakat Banten.

Oleh sebab itu, maaf belum cukup. Supaya beliau nantinya berhati-hati, tidak gegabah,” ujar Nurfadil.

Respons Ma’ruf Amin

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan Habib Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Ma’ruf Amin diibaratkan laksana hewan. Video itu diunggah oleh Habib Ja’far dalam akun Youtubenya.

Pada video yang diunggah pada 30 November 2019 tersebut, Ja’far menceritakan riwayat siswa Nabi Musa AS yang diolah jadi hewan lantaran memasarkan agama demi duniawi.

Video yang berdurasi tidak cukup dari dua menit tersebut, Ja’far bertanya untuk para umat dan menyebut Ma’ruf.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan tidak mempersoalkan hal tersebut. Sebab urusan tersebut terjadi pada ketika pilpres 2019. Namun dia berpesan supaya tidak diulangi kembali. Domino OnlineĀ 

“Oleh karena tersebut supaya tidak diulangi lagilah yang laksana itu,” kata Ma’ruf di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Rabu.

Dia juga tidak inginkan ambil pusing. Dan tidak akan mengadukan Ja’far ke dalam proses hukum. Dia juga memilih untuk mengampuni Ja’far atas ucapannya.

“Oh tidak (tak diadukan ke polisi), mudah-mudahan pasti dia dapat menyadari saja dan mengubah teknik bernarasi, tidak boleh menyampaikan pesan-pesan (seperti itu), supaya lebih baik,” ungkap Ma’ruf Amin.