Pewarna Rambut Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

by -6 views
Pewarna Rambut Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Jagoberita – Banyak perempuan yang mengolah model dan tampilan rambut guna lebih terlihat unik dan mengasyikkan hati. Salah satu urusan yang biasa dilakukan ialah dengan mengecat rambut dan meluruskannya. Namun ternyata kedua urusan ini dapat menimbulkan dampak untuk kesehatan.

Sebuah riset terbaru mengungkap bahwa pemakaian pewarna rambut permanen dan obat pelurus rambut dapat menimbulkan masalah kesehatan. Kedua bahan itu diketahui dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Dilansir dari Independent, hasil temuan ini dipublikasikan pada International Journal of Cancer. Dipelajari tentang seberapa pentingnya akibat dari produk rambut ini kesehatan.

Berdasar peneliti dari National Institutes of Health (NIH) dan National Institute of Environmental Health Sciences, perempuan yang memakai pewarna rambut permanen dan pelurus rambut atau memakaikan pada orang beda mempunyai risiko kesehatan.

Mereka mempunyai risiko lebih tinggi merasakan kanker payudara dibanding perempuan yang tak terkena produk ini. Lebih lanjut, risiko lebih tinggi dipunyai oleh perempuan kulit hitam.

Untuk mendapat temuan ini, peneliti meneliti data dari 46.709 perempuan dengan rentang umur antara 35 sampai 74 tahun. Di samping itu dilaksanakan juga riset terhadap perempuan yang saudaranya merasakan kanker payudara.

Pewarna rambut Permanen Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Setelah meneliti jawaban berhubungan kesehatan, gaya hidup, dan demografi wanita, didapat tentang hasil ini. Wanita yang memakai pewarna rambut secara teratur enam persen lebih berisiko merasakan kanker payudara dibanding mereka yang tidak. Domino Online

Tes darah guna mendeteksi kanker payudara menghasilkan hasil yang lebih dekat setelah dilaksanakan tes pada perempuan berkulit hitam. Penggunaan pewarna rambut permanen dihubungkan dengan meningkatknya risiko kanker payudara sebesar 45 persen.

Semakin tidak jarang pemakaiannya, maka risiko penyakit ini juga akan semakin tinggi.

Bagi perempuan yang memakai obat pelurus rambut, risiko kanker payudara meningkat sampai 18 persen. Walau begitu, masih perlu penelitian lagi untuk memahami kesahihan dari temuan ini.