KPK Sudah Menerima Berkas Laporan Adanya Dugaan Korupsi Di SUMUT

by -2 views
KPK Sudah Menerima Berkas Laporan Adanya Dugaan Korupsi Di SUMUT
KPK Sudah Menerima Berkas Laporan Adanya Dugaan Korupsi Di SUMUT

JagoBerita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan kasus sangkaan korupsi yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Laporan itu diterima unsur persuratan KPK pada, Kamis 13 Februari 2020, kemarin.

“Benar, KPK melewati persuratan sudah menerima satu berkas laporan dari masyarakat Sumatera Utara pada tanggal 13 Februari 2020,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (18/2).

Ali mengatakan, lantaran pihak lembaga antirasuah baru saja menerima laporan tersebut, maka KPK tak dapat membeberkan lebih detail.

“Adapun siapa pelapor dan terlapornya, serta berhubungan apa, sesuai peraturan yang berlaku, ketika ini kami tidak dapat menginformasikannya,” kata Ali.

Diketahui, masyarakat Sumatera Utara mengadukan Gubernur Edy Rahmayadi ke KPK. Pelaporan diayunkan enam orang penduduk Sumatera Utara dengan tuduhan sangkaan korupsi berhubungan penerbitan surat perintah pembayaran (SPP) lahan eks HGU PT Perkebunan Nusantara II.

Tak terima diadukan KPK, Edy Rahmayadi berencana mengadukan balik ke enam orang tersebut. Edy memandang pelaporan tersebut mengotorkan nama baiknya.

“Kita laporkan baliklah, sudah tentu pencemaran nama baik itu,” ujar Edy di Medan, Sumatera Utara.

Di samping Edy, sebanyak nama lain pun turut diadukan oleh ke enam penduduk Sumut. Mereka yang dilaporkan ialah mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, mantan Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono, Direktur Utama PTPN II Mohammad Abdul Ghani. Agent Domino

Kemudian, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Para pelapor yang adalahenam orang penduduk Sumut yaitu Saharuddin, Sahat Simatupang, Muhammad Arief Tampubolon, Timbul Manurung, Lomlom Suwondo dan Burhanuddin Rajagukguk yang diwakili kuasa hukumnya Hamdani Harahap.